Bidang Perlindungan Masyarakat

 

Bidang Perlindungan Masyarakat

Bidang Perlindungan Masyarakat mempunyai tugas membantu Kepala Satuan dalam penyelenggaraan Perlindungan Masyarakat.

Bidang Perlindungan Masyarakat

Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat, mempunyai uraian tugas :

  1. menyelenggarakan penyusunan program kerja Bidang Perlindungan Masyarakat;
  2. menyelenggarakan kebijakan, koordinasi, komunikasi dan fasilitasi perlindungan masyarakat dengan Satpol PP Kab/Kota meliputi peningkatan Sumber Daya Manusia Satuan Perlindungan Masyarakat serta kesiagaan dalam penanggulangan bencana;
  3. menyelenggarakan koordinasi, komunikasi dan fasilitasi pengerahan Sumber Daya Manusia Satuan Perlindungan Masyarakat dalam penanggulangan bencana, penyelamatan kebakaran, keamanan, ketenteraman dan ketertiban umum;
  4. menyelenggarakan pengkajian program dan kebijakan, serta pelaksanaan kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan sumberdaya manusia Satuan Perlindungan Masyarakat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan;
  5. menyelenggarakan koordinasi, komunikasi dan fasilitasi pembentukan Satuan Perlindungan Masyarakat di Kabupaten/Kota;
  6. menyelenggarakan koordinasi, komunikasi dan fasilitasi kebijakan pengerahan sumberdaya, peningkatan sumberdaya manusiadan kesiapsiagaan Satuan Perlindungan Masyarakat dalam membantu penanganan ketentraman, ketertiban dan keamanan dalam penyelenggaraan Pemilu;
  7. menyelenggarakan koordinasi, komunikasi dan fasilitasi kebijakan pengerahan sumberdaya, peningkatan sumberdaya manusia dan kesiapsiagaan Satuan Perlindungan Masyarakat dalam membantu upaya pertahanan Negara dan penyelamatan kebakaran;
  8. menyelenggarakan pengumpulan dan pengolahan data terhadap personil, sarana dan prasarana dalam rangka perencanaan teknis pembinaan terhadap Satuan Perlindungan Masyarakat di Kab/Kota;
  9. menyelenggarakan koordinasi dengan instansi terkait dalam rangka pelaksanaan tugas Satuan Perlindungan Masyarakat dan penyelamat kebakaran;
  10. menyelenggarakan telahaan staf, pelaporan dan evaluasi kegiatan Bidang Perlindungan Masyarakat dan penyelamatan kebakaran;
  11. menyelenggarakan tugas lain sesuai dengan tugas  dan fungsi nya.

 

Untuk melaksanakan tugas dan fungsi dimaksud, Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat, dibantu oleh: 1) Kepala Seksi Satuan Perlindungan Masyarakat, 2) Seksi Bina Potensi Masyarakat; dan 3) Seksi Bina Penyelamatan dan Kebakaran.

Kepala Seksi Satuan Perlindungan Masyarakat

Kepala Seksi Satuan Perlindungan Masyarakat, mempunyai uraian tugas :

a.       melaksanakan penyusunan program kerja Seksi Satuan Perlindungan Masyarakat;

b.       melaksanakan pembinaan peningkatan  kapasitasSatuan Perlindungan Masyarakat yang terampil dalam rangka penanggulangan bencana, keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat, kegiatan sosial kemasyarakatan, penanganan ketentraman, ketertiban dan keamanan dalam penyelenggaraan Pemilu dan upaya pertahanan Negara;

c.       melaksanakan pembinaan (asistensi dan konsultasi) dalam peningkatan kapasitas Satuan Perlindungan Masyarakat Provinsi/Kab/Kota;

d.      melaksanakan  fungsi pembinaan teknis operasional Perlindungan Masyarakat pada Kabupaten/kota;

e.       pengumpulan data dan keterangan untuk penyusunan bahan analisa dan evaluasi  serta laporan pelaksanaan kegiatan sumberdaya manusia Satuan Perlindungan Masyarakat;

f.       melaksanakan kebijakan dan  koordinasi, komunikasi serta fasilitasi pelatihan dan kerjasama peningkatan kemampuan Satuan Perlindungan Masyarakat;

g.       melaksanakan penyusunan pedoman, petunjuk, peraturan,  ketentuan penyelenggaraan dan kurikulum pelatihan dan kerjasama dalam rangka peningkatan Satuan Perlindungan Masyarakat;

h.       melaksanakan   koordinasi, komunikasi dan fasilitasi pelatihan dan kerjasama peningkatan Satuan Perlindungan Masyarakat dengan instansi terkait;

i.        melaksanakan pemberian informasi, keterangan dan data sebagai masukan penyusunantelaahan staf, evaluasi dan pelaporan Seksi Satuan Perlindungan Masyarakat;

j.        melaksanakan inventarisasi daerah rawan bencana;

k.       melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait; dan

l.        melaksanakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsi.

 

Kepala Seksi Bina Potensi Masyarakat

Kepala Seksi Bina Potensi Masyarakat, mempunyai uraian tugas :

a.       melaksanakan penyusunan program kerja Seksi Satuan Perlindungan Masyarakat;

b.       melaksanakan penyusunan bahan petunjuk pelaksanaan dan teknis operasional  bina potensi masyarakat;

  1. melaksanakan pengumpulan bahan/data,  keterangan, sarana prasarana dan jumlah kekuatan personil Perlindungan Masyarakat di Kabupaten/Kota;
  2. melaksanakan pengelolaan data hasil bina potensi masyarakat, menerima laporan jumlah kekuatan personil baik penambahan maupun penyusutan jumlah kekuatan personil Perlindungan Masyarakat di Kabupaten/Kota;
  3. pelaksanaan penyusunan bahan kebijakan teknis bina potensi masyarakat;
  4. pelaksanaan penyusunan dan pengolahan data serta fasilitasi  bina potensi masyarakat.

g.       melaksanakan pengelolaan data hasil bina potensi masyarakat;

h.       melaksanakan pembinaan  potensi masyarakat untuk meningkatkan animo pada perlindungan masyarakat;

i.        melaksanakan koordinasi dengan unit kerja dan instansi terkait tentang bina potensi masyarakat;

j.        melaksanakanpemberian informasi, keterangan dan data sebagai masukan penyusunantelaahan staf, evaluasi dan pelaporan Seksi Bina Potensi Masyarakat; dan

k.       melaksanakan tugas lain sesuai tugas dan fungsinya.

 

Kepala Seksi Bina Penyelamatan dan Kebakaran

Kepala Seksi Bina Penyelamatan dan Kebakaran, mempunyai uraian tugas:

a.       melaksanakan penyusunan program kerja Seksi Bina Penyelamatan dan Kebakaran;

b.       melaksanakan penyusunan bahan petunjuk pelaksanaan dan teknis operasional Seksi bina penyelamatan dan kebakaran;

  1. melaksanakan pembinaandan koordinasi kesiapsiagaan terhadap bencana kebakaran dengan instansi terkait;
  2. melaksanakan penghimpunan pengelolaan informasi tentang laporan kejadian bencana kebakaran;
  3. melaksanakan pemetaan terhadap daerah rawan bencana kebakaran bekerjasama dengan instansi terkait.
  4. melaksanakan penyusunan rencana, petunjuk, pedoman dan ketentuan penyelenggaraan penyelamatan kebakaran;
  5. melaksanakan pembinaan dan koordinasi kesiapsiagaan terhadap kejadian bencana kebakaran dengan instansi terkait;
  6. melaksanaan pengumpulan pengelolaan data tentang laporan kejadian bencana kebakaran;
  7. melaksanakan pemetaan dan pendataan terhadap daerah rawan bencana kebakaran bekerjasama dengan instansi terkait.
  8. melaksanakan koordinasi dengan unit kerja dan instansi terkait tentang penyelamatan  kebakaran;
  9. melaksanakan pemberian informasi, keterangan dan data sebagai masukan penyusunantelaahan staf, evaluasi dan pelaporan Seksi Bina penyelamatan dan  kebakaran; dan

l.        melaksanakan tugas lain sesuai tugas pokok dan fungsinya.